Senin, 13 Mei 2019

ringkasan materi prakarya kelas 7


 RANGKUMAN MATERI MATA PELAJARAN PRAKARYA Oleh: F. Denie Wahana, S.Kom.
1.     KERAMIK Keramik merupakan produk kerajinan tertua yang tercatat dalam peradaban dan kebudayaan manusia. Menurut sejarah, keramik sudah dikenal oleh orang-orang Afrika Timur pada 2,6 juta tahun yang lalu (Jaman Paleolitik). Tetapi perkembangan keramik yang menyebar di hampir sebagian wilayah dunia baru terjadi pada jaman Neolitik atau kira-kira 15 ribu-10 ribu tahun yang lalu. Bukti ini dapat kita saksikan pada penemuan-penemuan benda-benda purbakala yang tertanam didalam tanah, dimana sesuai penandaaan arkeologis dilakukan memperkuat dugaan itu
2.     ASAL-USUL Kerajinan yang terbuat dari bahan tanah liat biasa dikenal orang dengan kerajinan keramik. Asal kata keramik adalah keramos (bahasa Yunani) yang artinya benda pecah belah yang terbentuk dari tanah liat dan telah mengalami proses pembakaran. Dalam pembuatan keramik, tanah liat memiliki sifat plastis sehingga mudah dibentuk. Setelah itu, dapat dibakar dalam tingkat pembakaran suhu 600 o C sampai o C sesuai jenis tanah liatnya sehingga tanah liat menjadi keras, padat, dan kedap air.
3.     SEJARAH KERAMIK INDONESIA Di Indonesia, keramik sudah dikenal sejak jaman Neolithikum, diperkirakan rentang waktunya mulai dari 2500 SM 1000 SM. Peninggalan zaman ini diperkirakan banyak dipengaruhi oleh para imigran dari Asia Tenggara berupa: pengetahuan tentang kelautan, pertanian dan peternakan. Alat-alat berupa gerabah dan alat pembuat pakaian kulit kayu. Kebutuhan manusia dalam kehidupan sehari-hari selalu mengalami perubahan sesuai perkembangan zaman
4.      Tembikar-tembikar yang ditemukan di situs Batujaya Fragmen terracotta yang ditemukan di situs Batujaya Bentuk kepala terbuat dari terracotta pada penanggalan abad ke 10
5.     6 Peralatan-peralatan dan salah satu gambar gua pada Jaman Paleolitik Contoh dekorasi pada kepingan keramik dan contoh kendi keramik China pada Jaman neolitik
6.     DAERAH PENGHASIL BAHAN ALAM Pembuatan produk kerajinan di setiap wilayah tentunya berbeda dengan wilayah lainnya. Setiap daerah memiliki jenis kerajinan lokal yang menjadi unggulan daerah. Hal ini karena sumber daya alam setiap daerah berbeda. Misalnya, Plered (Jawa Barat), sumber daya alam yang banyak tersedia tanah liat, kerajinan yang berkembang adalah kerajinan keramik. Palu (Sulawesi Tengah), sumber daya alamnya banyak menghasilkan tanaman kayu hitam, kerajinan yang berkembang berupa bentuk kerajinan kayu hitam. Kapuas (Kalimantan Tengah), sumber daya alamnya banyak menghasilkan rotan dan getah nyatu sehingga kerajinan yang berkembang adalah anyaman rotan dan getah nyatu.i Indonesia dinyatakan sebagai negara dengan tingkat biodiversitas tertinggi di dunia ke 2. Negara Biodiversitas adalah negara yang memiliki keanekaragaman spesies makhluk hidup, hayati, dan ekosistem yang ada di daratan dan lautan Sejak dulu masyarakat Indonesia telah menggunakan produk kerajinan sebagai alat untuk kebutuhan hidup sehari-hari sebagai kebutuhan rumah tangga. Kekayaan hayati di Indonesia telah menginspirasi keindahan dan keunikan bentuk kerajinan keramik menjadi keramik Indonesia yang kental akan corak budaya
7.     ASAL-USUL TANAH LIAT Tanah liat sebagai bahan utama pembuatan benda keramik terdapat hampir di seluruh belahan dunia, namun demikian tanah liat tersebut satu sama lain memiliki sifat yang berbeda-beda. Akan tetapi tanah liat yang dapat digunakan untuk pembuatan benda keramik harus memenuhi persyaratan tertentu. Salah satu sifat tanah liat yang dibutuhkan untuk dapat dibuat benda keramik adalah memiliki daya kerja yang memungkinkan tanah liat tersebut untuk dibentuk dan dapat mempertahankan bentuknya hingga menjadi benda keramik melalui proses pemanasan (pembakaran). Tanah liat (clay) merupakan bahan plastis yang dapat berubah menjadi keras dan tahan terhadap air setelah mengalami proses pengeringan dan pembakaran. Ada beberapa jenis tanah liat yang dapat langsung digunakan untuk pembuatan benda keramik, sedangkan lainnya harus dimurnikan terlebih dahulu atau harus dicampur dengan bahan lain agar dapat digunakan untuk membuat benda keramik
8.     Proses Terbentuknya Tanah Liat Primer dan Sekunder Tanah liat merupakan suatu mineral yang terbentuk dari struktur partikelpartikel yang sangat kecil, terutama dari mineral-mineral yang disebut Kaolinit, yaitu persenyawaan dari Oksida Alumina (Al2O3), dengan Oksida Silika (SiO2) dan Air (H2O)
9.     TANAH LIAT PRIMER Yang disebut tanah liat primer (residu) adalah jenis tanah liat yang dihasilkan dari pelapukan batuan feldspatik oleh tenaga endogen yang tidak berpindah dari batuan induk (batuan asalnya), karena tanah liat tidak berpindah tempat sehingga sifatnya lebih murni dibandingkan dengan tanah liat sekunder Tanah liat primer memiliki ciri-ciri: warna putih sampai putih kusam cenderung berbutir kasar, tidak plastis, daya lebur tinggi, daya susut kecil bersifat tahan api
10.  TANAH LIAT SEKUNDER Tanah liat sekunder atau sedimen (endapan) adalah jenis tanah liat hasil pelapukan batuan feldspatik yang berpindah jauh dari batuan induknya karena tenaga eksogen yang menyebabkan butiran-butiran tanah liat lepas dan mengendap pada daerah rendah seperti lembah sungai, tanah rawa, tanah marine, tanah danau Tanah lit sekunder memiliki ciri-ciri: Kurang murni cenderung berbutir halus, plastis, warna krem/abu-abu/coklat/merah jambu/kuning, kuning muda, kuning kecoklatan, kemerahan, kehitaman daya susut tinggi, suhu bakar 12000C 13000C, ada yang sampai 14000C (fireclay, stoneware, ballclay) suhu bakar rendah 9000C 11800C, ada yang sampai 12000C (earthenware).
11.  SIFAT UMUM TANAH LIAT Sifat plastis atau plastisitas tanah liat merupakan kualitas hubungan antara partikel tanah liat yang ditentukan oleh kandungan meniral dan kehalusan butiran tanah liat. Plastisitas berfungsi sebagai pengikat dalam proses pembentukan sehingga benda yang dibentuk tidak mengalami keretakan/pecah atau berubah bentuk. Sifat plastis ini merupakan persyaratan utama yang harus dipenuhi untuk mencapai tingkat keplastisan yang dipersyaratkan tanah liat maka harus ditambah dengan bahan- bahan yang plastis. Plastisitas tanah liat dipengaruhi oleh : kehalusan partikel tanah liat bentuk partikel tanah liat zat organik (sisa tumbuhan dan binatang) jumlah air struktur (susunan partikel) tanah liat jenis tanah liat
12.  PENGGOLONGAN KERAMIK 1. keramik tradisional (traditional ceramic) Keramik tradisional adalah produk keramik yang berbahan utama tanah liat. Tanah liat atau lempung merupakan salah satu mineral silikat (mineral yang didalamnya mengandung SiO2). Dalam keramik tradisional ini tanah liat berfungsi sebagai bahan pembentuk plastis. Semua benda keramik yang dibuat dari mineral silikat dapat dikategorikan sebagai keramik tradisional misalnya: tungku gerabah, tempayan, dan pottery, tableware, whiteware, barang-barang porselin, patung,benda saniter, semen, dan ubin lainlain. keramik tradisional adalah keramik berbasis silikat
13.  2. keramik modern/maju (advance ceramic) keramik maju/modern tidak dibuat dari bahan tanah liat atau material yang berbasis pada silikat, tetapi dibuat dari paduan senyawaan oksida tertentu dan biasanya dihasilkan material sintetis yang tidak ada di alam. Proses pembuatannya harus dijaga pada kondisi tertentu dan dikontrol sangat ketat. Keramik modern tersebar luas pada berbagai aplikasi misalnya biokeramik, superkonduktor, katalis, refraktori, optik, dan lain-lain. Keramik modern dapat dipandang sebagai kelompok besar advance material, yang dapat dibagi menjadi keramik, logam, polimer, komposit, dan material elektronik
14.  MODIFIKASI Memodifikasi karya dapat dilakukan dengan berbagai cara,yaitu dengan menggayakan bentuk dan menyederhanakan bentuk. Menggayakan dan menyederhanakan bentuk ini dapat dilakukan pada bahan dasar, teknik atau motif dari karya kerajinan. Maka, hal yang perlu diperhatikan adalah karya asli yang akan digayakan atau disederhanakan harus ada terlebih dahulu sebagai patokan agar dapat dihasilkan desain baru Modifikasi adalah cara mengubah bentuk sebuah benda dari yang kurang menarik menjadi lebih menarik tanpa menghilangkan fungsi aslinya, dapat dilakukan dengan cara digayakan dan disederhanakan. Merancang pembuatan karya kerajinan dari bahan alam dan karya modifikasinya berdasarkan Orisinalitas ide
15.  16 TUJUAN LAIN MODIFIKASI Modifikasi kerajinan bahan alam yang ada dapat diolah sedemikian rupa sehingga menjadi karya yang lebih inovatif dan belum pernah ada di pasaran. Beberapa alasan pembuatan kerajinan modifikasi adalah: 1. Adanya kekurangan bahan baku 2. Menghindari bentuk yang monoton, dan 3. Lebih terlihat modern karena dapat masuk pada semua kalangan Aneka kerajinan modifikasi
16.  Produk kerajinan modifikasi paduan logam kuningan dan kayu. Karya ini memiliki fungsi hias. Perhatikan bentuk wajah wanita yang digambarkan digayakan menjadi aneka bentuk flora dan motif pilin Produk kerajinan modifikasi dari keramik. Karya ini memiliki fungsi hias. Bentuk vas yang sesungguhnya biasa digayakan sedemikian rupa hingga menjadi bentuk baru yang lebih menarik Produk kerajinan modifikasi disederhanakan. Karya ini terbuat dari kayu, fungsinya sebagai asbak, namun bentuknya sudah disederhanakan sehingga tidak menyerupai angsa dan juga asbak yang sebenarnya
17.  ORNAMEN Istilah ornamen berasal dari kata Ornare (bahasa Latin) yang berarti menghiasi. Sedang dalam bahasa Inggris ornament berarti perhiasan. Secara umum ornamen adalah suatu hiasan (elemen dekorasi) yang diperoleh dengan meniru atau mengembangkan bentuk-bentuk yang ada di alam Tujuan ornamen adalah ungkapan perasaan yang diwujudkan dalam karya seni rupa yang diterapkan sebagai pendukung konstruksi, pembatas, simbol, dengan tujuan utama menambah keindahan benda yang ditempati. Sedangkan corak dari ornamen kebanyakan lebih bersifat dekoratif (menghias)
18.  ALAT DAN BAHAN Bahan Pembuatan keramik Tanah Liat Alat Pembuat Keramik Alat Putar Tangan Alat Putar Kaki Tungku Pembakaran
19.  Peralatan pembuatan keramik Rol Kayu Spons Butsir Pemotong Tanah
20.  TEKNIK PEMBUATAN KERAMIK 1) Teknik Pijit Tekan Teknik pijit tekan (pinch) adalah teknik pembentukan badan keramik secara manual. Caranya tanah liat dipijit tekan dari bentuk bola menjadi bentuk yang diinginkan dengan menggunakan jari-jari tangan
21.  2) Teknik Pilin Teknik pilin (coil) adalah teknik pembentukan badan keramik secara manual caranya tanah liat digulung hingga terbentuk pilinan tanah 3) Teknik Lempengan Teknik lempengan (slab) adalah teknik pembentukan badan keramik secara manual dengan membentuk lempengan menggunakan rol. Lempengan digunakan untuk membuat karya keramik yang berbentuk persegi atau silinder.
22.  4) Teknik Cetak Teknik pembentukan dengan acuan alat cetak dapat digunakan untuk memproduksi produk kerajinan keramik dalam jumlah yang banyak, dan waktu relatif singkat dengan bentuk dan ukuran yang sama pula. Teknik cetak meliputi: cetak kering dengan teknik press (tekan) dan cetak basah dengan teknik cor.
23.  Proses cetak basah dengan teknik cor
24.  5) Teknik Putar Teknik pembentukan badan keramik dengan menggunakan alat putar kaki (kickwheel) dapat menghasilkan banyak bentuk yang simetris Keramik yang dibentuk sudah dapat diberi dekorasi pada saat setengah kering atau saat sudah mengalami pembakaran pertama (bisque). Dekorasi bertujuan agar keramik Indah dan luat
25.  BAHAN ALAM LAIN Sera Alam
26.  Kayu Kayu Jati, Kayu Kelapa dan Alat Pahat
27.  Bambu
28.  Logam Bahan Kerjinan Logam : perak dan alumunium Aneka Produk Kerajinan dari Kulit Aneka produk kerajinan dari logam emas, perak, dan perunggu
29.  Kulit Alat Pahat dan Bahan Kulit untuk pembuatan kerajinan Aneka Produk Kerajinan dari Kulit
30.  Batu Bahan dan alat kerajinan batu: batu-batuan, gerinda, dan produk kerajinan batu paras
31.  Aneka produk kerajinan batu: batu yang dipahat, batu yang digerinda, dan dironce
32.  RAGAM HIAS NUSANTARA Indonesia memiliki kekayaan budaya, begitu juga ragam hias Nusantara. Setiap daerah mempunyai ragam hias yang berbeda ciri khas yang satu dengan lainnya. Ragam hias Indonesia merupakan kekayaan bangsa yang belum dapat disaingi oleh bangsa lain di dunia.
33.  Berikut ini merupakan contoh ragam hias nusantara Ragam hias Pekalongan motif flora (naturalis) memiliki makna lambang kesuburan. Ragam hias Kalimantan, motif pakis, akar dan burung enggang melambangkan keperkasaan, pakis dan akar melambangkan kesuburan.
34.  Ragam hias Sumatera, motif pucuk rebung melambangkan falsafah bambu di mana bambu selalu berguna sejak muda (rebung) untuk dimakan, dan saat tua (bambu) sebagai lantai rumah atau bahan bangunan. Ragam hias Jawa Tengah, motif parang rusak atau lereng melambangkan semangat yang tidak pernah padam.
35.  Ragam hias Bali, motif flora melambangkan keindahan alam yang menginspirasi masyarakat Bali. Ragam hias Papua, motif totem melambangkan para leluhur masyarakat Papua yang harus dihormati Ragam hias Toraja, setiap motif memiliki nama dan makna simbolik. Jika diartikan, semua melambangkan nilai-nilai budaya dalam kehidupan warga Toraja yang harus mematuhi larangan adat dan mencintai alam tempat tinggal.
36.  PENGEMASAN KERAJINAN Produk karya kerajinan yang siap dipasarkan sebaiknya dikemas dengan baik agar terlihat lebih menarik dan tahan lama. Kamu perlu mengetahui aneka kemasan yang dapat dihasilkan untuk memperindah karya kerajinan Kemasan dibuat dengan memperhatikan jenis bahan produk kerajinan dan bentuk produknya. Kemasan yang paling banyak dipakai adalah plastik. Plastik dapat menghindarkan produk kerajinan dari debu dan jamur
37.  SILICA Untuk benda yang terbuat dari daun dan kayu yang berukuran kecil, dapat diselipkan silica antijamur yang dibungkus kertas. Silica dapat dibeli di toko kimia. Kemasan tidak hanya disiapkan untuk karya yang dijual, namun juga dapat sebagai pelengkap karya kerajinan yang akan dipamerkan. Misalnya karya keramik diberi base (dasar) kayu, aksesoris batu diberi wadah kotak dari kardus, perhiasan perak diberi wadah dari anyaman bambu, dan sebagainya
38.  Aneka kemasan untuk produk kerajinan.
39.  42 TAHAPAN BERKARYA
40.  43 PRINSIP ERGONOMIS 1. Kegunaan (utility) Benda kerajinan harus mengutamakan nilai praktis, yaitu dapat digunakan sesuai dengan fungsi dan kebutuhan, contoh: mangkuk untuk wadah sayur. 2. Kenyamanan (comfortable) Benda kerajinan harus menyenangkan dan memberi kenyamanan bagi pemakainya, contoh: cangkir didesain ada pegangannya. 3. Keluwesan (flexibility) Benda kerajinan harus memiliki keserasian antara bentuk dan wujud benda dengan nilai gunanya, contoh: sepatu sesuai dengan anatomi dan ukuran kaki. 4. Keamanan (safety) Benda kerajinan tidak boleh membahayakan pemakainya, misalnya; piring keramik harus mempertimbangkan komposisi zat pewarna yang dipakai tidak berbahaya jika digunakan sebagai wadah makanan. 5. Keindahan (aestetic) Benda yang indah selalu sedap dipandang dan menarik perhatian. Keindahan sebuah benda dapat dilihat dari beberapa hal, di antaranya dari bentuk, hiasan atau ornamen, dan bahan bakunya.
41.  Berkarya Kerajinan dari Bahan Alam a. Perencanaan 1) Menentukan bahan dan fungsi karya kerajinan dari bahan alam 2) Menggali ide dari berbagai sumber 3) Membuat sketsa karya dan menentukan sebuah karya terbaik dari sketsa Identifikasi Kebutuhan Diumpamakan pada saat ini yang sangat dibutuhkan oleh siswa adalah wadah untuk alat tulis atau vas bunga yang diletakkan di meja kelas. Ide/Gagasan Siswa akan membuat karya kerajinan wadah pensil dari bahan alam yang ringan namun kuat serta tahan lama. Hasil penggalian ide/gagasan dari berbagai media, siswa tertarik pada kerajinan yang terbuat dari bahan dasar rotan
42.  Pembuatan sketsa karya dan memilih yang terbaik b. Pelaksanaan 1) Menyiapkan bahan dan alat 2) Membuat karya kerajinan
43.  1. Bahan 2. Alat
44.  . Langkah Pembuatan Karya 1. Rendam rotan petrik ke dalam baskom berisi air, sebentar saja hanya ingin memudahkan membentuk petritk agar tidak mudah patah. Dapat pula direndam pada air sepuhan warna/ wantex agar rotan berwarna. 2. Ambil bilahan rotan sebanyak 3 lembar ukuran panjang 40 cm. Susun menyilang. Pada bagian 2 lembar tambahkan 1 lembar yang panjang untuk dijadikan pakan (rotan yang berjalan).
45.  . Buatlah sumbu yang dimulai pada bagian tengah, melilit seperti obat nyamuk. Jika sudah 3 putaran, bukalah jaring-jaring untuk memulai anyaman. 4. Ketika sudah mencapai lingkaran yang dikehendaki, mulailah dengan menegakkan jarijari (lungsi), agar terbentuk anyaman 3 dimensi. Jika habis, rotan dapat ditambah dengan cara menyelipkan saja
46.  . Jika sudah berdiri, mulailah melilitkan kembali pakan hingga mencapai tinggi dan bentuk yang dikehendaki. Lalu, selipkan cetakan agar bentuk dapat terlihat rapi 6. Lanjutkan anyaman hingga ketinggian tertentu yang dikehendaki, lalu buatlah bentuk sesuai sketsa yang telah kamu tentukan
47.  . Gunting sisa jaring-jaring dengan ukuran tertentu. Bagian atas perlu dikunci dengan cara sisa jaring-jaring ditekuk ke dalam atau diselipkan pada anyaman bagian atas hingga ke dalam. 8. Berilah warna sesuai dengan selera
48.  . Wadah pensil telah selesai. Siswa dapat mengunakannya untuk menempatkan alat tulis agar lebih rapi. 10. Evaluasi - Menguji dan mengevaluasi karya. - Jika karya ingin dijual, dapat diberi kemasan pembungkus dari plastik.
49.  erampil, juga merupakan simbol dan identitas budaya yang tak ternilai harganya. Apresiasi adalah menyadari sepenuhnya seluk-beluk karya serta menjadi sensitif terhadap segisegi estetiknya sehingga mampu menikmati dan menilai karya tersebut dengan semestinya. Kata keterampilan dari kata dasar terampil yang maknanya adalah menguasai proses, prosedur, atau teknik. Kata terampil sebenarnya bukan semata-mata kecekatan tangan untuk mengerjakan sesuatu, tetapi juga kecekatan berpikir. Kerajinan membawa kita semua untuk tidak sekedar tahu, tetapi dalam hidup ini kita harus berbuat. Tidak sekedar teori tetapi kita harus praktik. Kerajinan tangan sering disebut Handmade FUNGSI KETERAMPILAN KERAJINAN Fungsi ketrampilan kerajinan bagi masyarakat Untuk memenuhi kebutuhan spiritual manusia, yaitu untuk rekreasi, kesenangan, kedamaian, mengisi waktu luang, dan bermain. Kegiatan ini juga dapat meningkatkan rasa kekeluargaan, misalnya dalam bentuk pemberian cindera mata. Fungsi semacam ini dapat dikatakan sebagai fungsi terapi, fungsi spiritual, dan fungsi sosial. Fungsi keterampilan kerajinan dipelajari di sekolah Proses pembelajaran keterampilan kerajinan, dapat membentuk watak produktif, suka bekerja keras, kreatif, tekun, dan menghargai karya dan budaya sendiri

ringkasan materi TIK kelas 7

Rangkuman Materi Pelajaran TIK Kelas 7 SMP

BAB 1 Berbagai Jenis Peralatan Teknologi Informasi dan Komunikasi

Menurut waktu pemakaiannya, peralatan teknologi informasi dan komunikasi dibedakan menjadi dua, yaitu:
  1. Peralatan komunikasi zaman dahulu
    Beberapa contoh peralatan teknologi komunikasi zaman dahulu:
    1. Papyrus adalah kertas yang terbuat dari daun tumbuhan papyrus yang digunakan untuk menulis.
    2. Bereguh adalah alat komunikasi yang terbuat dari tanduk kerbau. Cara penggunaannya dengan ditiup.
    3. Kulkul adalah alat komunikasi berbentuk seperti kentongan yang terbuat dari kayu berongga.  Cara penggunaannya dengan dipukul.
  2. Peralatan teknologi informasi dan komunikasi zaman modern
    Perkembangan teknologi yang pesat menjadikan istilah teknologi informasi dan komunikasi sulit dipisahkan. Meskipun begitu, pada mulanya peralatan teknologi informasi dan komunikasi dipisah menjadi dua, yaitu:
    1.  Teknologi Informasi
      Teknologi informasi adalah seperangkat alat yang membantu Anda bekerja dengan informasi dan melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi.
      Contoh : komputer adalah mesin serbaguna yang dapat dikontrol oleh program, digunakan untuk mengolah data menjadi informasi.
    2. Teknologi Komunikasi
      Teknologi Komunikasi adalah teknologi yang berhubungan dengan  komunikasi jarak jauh.
      Contoh :
      1. Surat kabar  yaitu alat komunikasi satu arah. Kita hanya dapat membaca saja.
      2. Radio yaitu alat komunikasi satu arah. Kita hanya dapat mendengarkannya saja.
      3. Telepon  yaitu alat komunikasi dua arah.  Kita dapat bergantian berkomunikasi, saling tanya jawab.
      4. Televisi yaitu alat komunikasi satu arah. Kita hanya dapat mendengarkan dan melihat saja.
Teknologi informasi dan komunikasi adalah teknologi yang menggabungkan komputasi (komput er) dengan jalur komunikasi berkecepatan tinggi yang membawa data, suara, dan video. Contoh: radio, telepon, televisi, dan internet.  Internet adalah suatu jaringan komputer yang sangat luas yang menghubungkan komputer-komputer di seluruh dunia.

BAB 2 Sejarah Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi

  1. Sejarah TIK meliputi sejarah perkembangan komunikasi dan perkembangan komputer.
  2. Perkembangan komunikasi meliputi sejarah komunikasi zaman prasejarah, sejarah telegraf, telepon, radio, dan televisi.
  3. Sejarah perkembangan komputer dimulai dengan ditemukannya abakus.
  4. Perkembangan kalkulator
    • 5000 tahun yang lalu ditemukan abakus.
    • Tahun 1642 ditemukan kalkulator roda numerik oleh Blaise Pascal.
      Kalkulator ini mampu melakukan penjumlahan sampai 8 digit.
    • Tahun 1694 ditemukan kalkulator oleh Gottfred Wilhem von Leibniz.
      Kalkulator ini mampu melakukan penjumlahan dan perkalian.
    • Tahun 1820 ditemukan kalkulator mekanik.
      Kalkulator ini sering disebut Arithometer.
  5. Perkembangan komputer
    • Tahun 1822, Charles Babbage menemukan mesin yang mampu melakukan perhitungan persamaan diferensial.
    • Tahun 1889, Herman Hollerits menemukan mesin yang mampu mempercepat perhitungan sensus penduduk di Amerika.
    • Tahun 1931,   Vaannevar  Bush  menemukan kalkulator yang dapat menyelesaikan persamaan diferensial.
    • Tahun 1903, John V. Atanasoff dan Clifford Berry menemukan komputer dengan sistem aljabar Boolean pada sirkuit elektrik. Sistem ini mengacu pada sistem biner aljabar.
  6. Generasi komputer
    • Komputer generasi pertama
      Komputer generasi pertama diciptakan untuk  membantu Perang Dunia II. Komputer generasi ini biasanya sulit untuk diprogram dan kecepatannya terbatas. Hal ini dikarenakan komputer dibuat hanya untuk menyelesaikan suatu tugas tertentu. Sehingga kode binernya pun berbeda-beda.
    • Komputer generasi kedua
      Komputer generasi kedua umumnya mempunyai ukuran lebih kecil. Hal ini dikarenakan tube vacuum yang biasa digunakan dalam komputer generasi pertama digantikan dengan transistor. Pada masa ini bahasa pemrograman mulai bermunculan.
    • Komputer generasi ketiga
      Pada komputer generasi ketiga ini, transistor yang biasa digunakan pada komputer generasi kedua diganti dengan sebuah chip. Chip ini mampu memasukkan banyak program. Selain itu memungkinkan komputer menjalankan berbagai program berbeda secara serentak.
    • Komputer generasi keempat
      Tujuan pembuatan komputer generasi keempat untuk mengecilkan ukuran sirkuit dan komponen-komponen elektroniknya. Mulai generasi ini pula mulai muncul PC dan laptop. Selain itu juga bermunculan seri-seri IBM.
    • Komputer generasi kelima
      Komputer generasi lima merupakan komputer yang masih dalam tahap pengembangan. Para ilmuwan berlomba-lomba membuat komputer yang dapat mennerjemahkan bahasa manusia.

BAB 3 Peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Kehidupan

  1. Teknologi informasi dan komunikasi mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Peranan tersebut pada dasarnya untuk mengatasi kesulitan-kesulitan dalam menjalani aktifitasmu sehari-hari.
  2. Berbagai keuntungan yang kamu peroleh dari teknologi informasi dan komunikasi yaitu:
    1. mudahnya berkomunikasi secara cepat,
    2. pembelian dan pembayaran secara  online,
    3. mudah mendapatkan dan menyebarkan semua sumber informasi,  dan lain-lain.

BAB 4 Dampak Negatif dari Penggunaan  Teknologi Informasi dan Komunikasi

  1. Dampak negatif dari penggunaan alat TIK yaitu:
    1. muncul kejahatan di dunia maya (cybercrime), misalnya akses tanpa izin, illegal rangkuman contents, spionase dunia maya,  sabotase,  phising, carding, dan penipuan menggunakan telepon seluler.
    2. muncul pelanggaran hak cipta, misalnya pembajakan buku, pembajakan VCD, dan pembajakan CD software.
    3. muncul kekejaman dan kekerasan.
    4. masuk budaya asing yang tidak sesuai dengan budaya sendiri.
    5. muncul perjudian online dan pornografi.
  2. Dampak negatif dari penggunaan alat TIK dapat ditanggulangi dengan aturan-aturan berikut.
    1. The Ten Commandments of  Computer  Ethics  (sepuluh kode  etik penggunaan komputer).
    2. Undang-Undang Hak Cipta (UUHC) yaitu Undang-Undang nomor 19 tahun 2002.
    3. Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UUITE), yaitu berupa Undang-Undang nomor 11 tahun 2008.

BAB 5 Mengoperasikan Komputer dengan Prosedur yang Benar

  1. Posisi perangkat komputer yang benar.
    1. Posisi monitor
      • Letakkan di tempat yang  tidak memantulkan cahaya dari sumber cahaya lain.
      • Jarak pandang mata dengan monitor 50-60 cm.
      • Posisi monitor lebih rendah dari mata (kurang lebih bagian tengah monitor 10 cm-23 cm di bawah mata).
      • Atur cahaya komputer sesuai dengan kebutuhan.
      • Bersihkan monitor dengan teratur.
      • Seringlah berkedip untuk menjaga mata agar tidak kering.
    2. Posisi keyboard
      • Pergelangan tangan sejajar dengan telapak tangan.
      • Posisi siku menggantung.
      • Lemaskan jari telunjuk dan jari manismu.
      • Tekan tombol dengan tenang.
      • Lemaskan seluruh tangan bila sedang tidak memencet tombol keyboard.
    3. Posisi mouse
      Letakkan di permukaan yang sama dengan keyboard sehingga mudah diraih dan nyaman digunakan.
    4. Posisi CPU
      Letakkan berjauhan dari monitor, keyboard, dan mouse.
    5. Posisi meja dan kursi
      Meja yang baik adalah meja yang dilengkapi tempat untuk keyboard, mouse, dan sandaran kaki. Tinggi meja disesuaikan dengan ukuran kursi dan tinggi badan pengguna. Kursi yang baik adalah kursi yang mempunyai sandaran punggung, mengikuti lekuk punggung, dan tingginya dapat diatur.
    6. Posisi kepala
      Kepala dan leher tegak, pandangan langsung menghadap monitor.
    7. Posisi punggung
      Punggung tegak, tidak miring ke kiri atau ke kanan.
    8. Posisi pundak
      Pundak tidak terlalu terangkat dan tidak terlalu ke bawah.
    9. Posisi lengan dan siku
      Aturlah sedemikian rupa sehingga posisi lengan nyaman saat menggunakan mouse.
    10. Posisi kaki
      Seluruh telapak kaki menyentuh lantai dan sudut kaki membentuk sudut tidak kurang dari 90°
  2. Cara menghidupkan komputer yang benar.
    • Hidupkan stabilizer.
    • Aktifkan CPU dengan menekan tombol power.
    • Aktifkan monitor dengan menekan tombol power pada monitor.
    • Tunggu komputer melakukan proses booting beberapa saat.
    • Masukkan username dan password komputer.
    • Tunggu beberapa saat. Jika desktop windows sudah ditampilkan, kamu siap  menggunakannya.
  3. Cara mematikan komputer yang benar.
    • Simpan dokumen dan tutup semua aplikasi yang sudah dijalankan.
    • Klik menu start hingga tampak tampilan menu start.
    • Klik Turn Off Computer.
    • Klik tombol Turn Off.

BAB 6 Operasi Dasar pada Sistem Operasi

  1. Sistem operasi adalah perangkat lunak (software) yang mengatur semua sumber daya dalam komputer.
  2. Fungsi sistem operasi yaitu:
    1. sebagai penghubung antara pengguna dan program aplikasi.
    2. sebagai tempat meletakkan program aplikasi.
    3. mengatur sistem kerja dalam komputer.
  3. Jenis sistem operasi misalnya: Microsoft DOS, Microsoft Windows, Linux, Unix, dan Mac OS.
  4. Wilayah kerja sistem operasi Windows XP memuat bagian-bagian, yaitu:
    1. ikon
    2. start menu
    3. quick launch
    4. taskbar
    5. wallpaper
  5. Saat menggunakan mouse, kamu dapat melakukan hal-hal berikut.
    1. Klik kiri
    2. Klik ganda
    3. Klik kanan
  6. Keyboard dapat kamu gunakan untuk memasukkan teks dan memberikan perintah pada komputer.
  7. Dari tampilan desktop, kamu dapat melakukan hal-hal berikut.
    1. Mengubah gambar latar belakang (wallpaper).
    2. Mengubah nama pengguna komputer (user accounts).
    3. Mengubah password.

BAB 7 Perangkat Keras Komputer

Hardware dapat digolongkan menjadi 2.
  1. Komponen pokok, komponen yang harus ada di sebuah komputer, yakni: CPU, Motherboad, Memory, dan Harddisk.
  2. Komponen tambahan/peripheral, komponen pendukung untuk menambah fungsi komputer,  yakni perangkat keras komputer selain perangkat keras yang termasuk komponen pokok.
Berdasarkan fungsinya, hardware dapat dikelompokkan menjadi lima jenis.
  1. Perangkat masukan (Input device), untuk memasukkan data, baik berupa teks, foto, maupun gambar ke dalam komputer. Contoh perangkat input misalnya keyboard, mouse, joystick, scanner, dan sebagainya.
  2. Perangkat penyimpan data, untuk menyimpan data hasil dari input, misalnya disket, flashdisk, dan sebagainya.
  3. Perangkat pengolah data (Processor), untuk mengolah data. Pengolah data meliputi CPU (Central Processing Unit) dan juga microprocessor.
  4. Perangkat keluaran (Output device), untuk menampilkan data, atau dengan kata lain untuk menangkap data yang dikirimkan oleh microprocessor, contohnya data yang akan ditampilkan pada layar monitor atau printer.
  5. Perangkat jaringan dan internet untuk menghubungkan komputer dengan jaringan internet.

BAB 8 Perangkat Lunak Komputer

Software dapat digolongkan menjadi dua.
  1. Perangkat lunak sistem komputer, yaitu perangkat lunak yang berfungsi agar komputer dapat berjalan dengan baik, termasuk di dalamnya adalah perangkat lunak sistem operasi dan perangkat lunak utility.
  2. Perangkat lunak aplikasi, yaitu perangkat lunak yang digunakan untuk membantu aplikasi kehidupan sehari-hari pengguna komputer.




Jenis-Jenis perangkat lunak adalah:
BAB 9 Pemakaian Program Aplikasi Pengolah Kata
Microsoft Word 2007 adalah salah satu program aplikasi pengolah kata yang paling banyak digunakan. Microsoft Word 2007 merupakan bagian dari Microsoft Office 2007.
Tahapan-tahapan dalam menggunakan Microsoft Word 2007 adalah sebagai berikut.
  1. Membuka Microsoft Word 2007.
  2. Membuat dokumen baru.
  3. Menentukan ukuran kertas dan margin.
  4. Mengetik dokumen.
  5. Mengedit dokumen.
  6. Menyimpan dokumen.
  7. Mencetak dokumen.

Minggu, 12 Mei 2019

LAT SOAL PAS PRAKARYA KELAS 8 SMP 2019


SOAL PILIHAN GANDA
I.  Berilah tanda silang (x) pada huruf A, B, C atau D di depan jawaban yang benar!
1. Jenis limbah yang berwujud keras, padat, sangat sulit atau bahkan tidak bisa untuk diuraikan atau tidak bisa membusuk disebut ….
A. limbah keras organik                      C. limbah keras anorganik
B. limbah lunak organik                       D. limbah lunak anorganik
 2. Contoh dari limbah keras organik adalah….
A. botol plastik, plastik kemasan         C. cangkang kerang, ranting pohon
B. botol kaca, kaleng, tulang kerbau    D. karet ban, kaleng
 3. Pecahan keramik termasuk contoh jenis limbah keras ....
A. organik    B. anorganik          C. primer     D. basah
 4. Tempurung kelapa termasuk contoh jenis limbah keras ....
A. organik    B. anorganik          C. primer     D. basah
 5. Meminimalisir barang yang digunakan termasuk salah satu prinsip kerajinan limbah keras yaitu …
A. reduce                                           C. recycle
B. reuse                                             D. refill
6. Perhatikan gambar di samping ini! 
Karya kerajinan pada gambar di atas merupakan hasil karya kerajinan memanfaatkan limbah keras anorganik berupa….
A. limbah kaca  
B. limbah kaleng  
C. limbah botol plastik 
D. limbah styrofoam

7. Cangkang kerang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan benda kerajinan berupa….
A. gantungan kunci, hiasan kalung      C. boneka kemasan, mainan kereta
B. tas plastik,lampu botol                    D. miniatur, lampion plastik

8. Tujuan dari kemasan produk kerajinan dari limbah keras, kecuali….
A. melindungi produk dari cuaca, benturan-benturan terhadap benda lain
B. menyulitkan penggunaan produk
C. mengemas produk dengan desain yang menarik
D. menampilkan kesan dan pandangan terhadap isi produk agar lebih menarik
9. Berkarya kerajinan dari limbah keras.
1) menentukan bahan dan alat
2) membuat karya kerajinan
3) perencanaan
4) evaluasi
Langkah berkarya dari limbah keras yang benar adalah…. 
A. 1-3-2-4                                           C. 3-2-1-4
B. 3-1-2-4                                           D. 1-2-3-4

10. Mengubah, menggayakan, menambah, menyederhanakan bentuk, memadukan aneka bahan, mengatur ulang komposisi warna, motif, dapat pula menciptakan hal yang baru yang sangat berbeda dengan aslinya merupakan pengertian dari.…
A. kemasan                                        C. desain
B. karya                                             D. modifikasi

11. Berikut ini yang bukan cara pengolahan limbah keras yang ada di lingkungan masyarakat yaitu ....
A. pengeringan                                   C. sanitasi (sanitary landfill)
B. pembakaran                                   D. penghancuran
12. Limbah yang berasal dari alam (tumbuhan dan hewan) bersifat keras, padat, dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk terurai dalam tanah disebut .…
A. limbah keras organik                      C. limbah keras anorganik 
B. limbah lunak organik                      D. limbah lunak anorganik 
13. Bahan pembungkus (kemasan) yang perlu dihindari agar tidak menghasilkan sampah anorganik baru yaitu ….
A. plastik                                            C. kardus
B. kertas                                            D. kotak kayu
14. Di bawah ini yang merupakan penggolongan hasil limbah keras dari daerah pertanian yaitu .…
A. tulang kerbau, tulang sapi               C. tempurung kelapa, cangkang kerang
B. tulang ayam, botol plastik               D. kaleng, potongan kayu
15. Para pengrajin cangkang kerang menggunakan cangkang kerang yang kuat dan kokoh yaitu yang berasal dari jenis ....
A. cangkang kerang jantan                 C. kerang hijau
B. cangkang kerang betina                 D. kerang bambu

16. Limbah sisik ikan yang sering digunakan untuk dibuat produk kerajinan karena bersifat kokoh, tebal dan besar yaitu berasal dari sisik ....
A. ikan mas                                        C. ikan kakap
B. ikan mujair                                     D. ikan koi
17. Daerah provinsi yang dijuluki negeri nyiur melambai karena banyak ditumbuhi pohon kelapa dan dikenal sebagai produsen kerajinan tempurung kelapa yaitu ... 
A. Kalimantan Selatan                         C. Sulawesi Tengah
B. Sumatra Barat                                D. Sulawesi Utara 
18. Jenis cat yang digunakan untuk mengilapkan kerajinan tempurung kelapa yaitu ....
A. cat minyak                                     C. cat asturo
B. cat acrylic                                      D. cat vernis
19. Limbah yang dapat dimanfaatkan untuk membuat kerajinan dengan teknik mozaik yaitu .... 
A. limbah kayu                                   C. limbah pecahan keramik
B. limbah botol                                   D. limbah kaleng

20. Contoh dari limbah keras anorganik adalah….
A. botol plastik, plastik kemasan         C. styrofoam, plastik kemasan
B. botol kaca, kaleng                          D. karet ban, kaleng

21. Suatu kegiatan mengubah bahan mentah menjadi bahan makanan siap dikonsumsi atau menjadi bahan setengah jadi dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas dan memperpanjang masa simpan bahan pangan disebut….
A. serealia                                          C. produk pangan primer
B. bahan pangan                       D. pengolahan bahan pangan

22. Olahan bahan pangan setengah jadi sering disebut juga sebagai ...
A. produk pangan primer           C. produk pangan tersier
B. produk pangan sekunder                D. makanan pokok
23. Produk pangan setengah jadi bentuk pipih tebal atau tipis dari serealia yaitu…. 
A. bihun                                             C. keripik singkong
B. kacang hijau                                  D. tepung talas
24. Produk pangan setengah jadi bentuk butiran halus dari umbi yaitu…. 
A. tepung beras                                  C. tepung maizena
B. tepung beras ketan                         D. tepung tapioka
25. Produk pangan setengah jadi bentuk butiran besar dari umbi yaitu…. 
A. rengginang                                    C. tiwul instan
B. aneka butiran oat                            D. beras instan

26. Zat gizi lengkap yang diperlukan manusia untuk memenuhi kebutuhan tubuhnya supaya dapat tumbuh dengan baik dan sehat yaitu….
A. Karbohidrat, protein, kalori, lemak, mineral dan air
B. Karbohidrat, protein, vitamin, lemak, mineral dan air
C. Karbohidrat, protein, vitamin, dan kalori
D. Karbohidrat, protein, vitamin, lemak dan air

27. Satuan nutrisi yang menyusun bahan makanan disebut ....
A. bahan makanan                              C. komposisi makanan
B. zat makanan                                  D. hidangan makanan
28. Makanan khas Indonesia yang dihasilkan dari bahan pangan setengah jadi tepung beras ketan adalah….
A. donat                 B. wingko babat               C. cireng               D. pempek
29. Tepung yang digunakan untuk mengentalkan saus yaitu ....
A. tepung maizena                              C. tepung tapioka
B. tepung terigu                                  D. tepung talas
30. Bahan makanan yang mengandung zat gizi penghasil tenaga (karbohidrat) yaitu ....
A. roti, mie, jagung                             C. daging ayam, telur, udang
B. ikan, buah, sayur                            D. tahu, makaroni,tempe
31. Mengolah bahan makanan dengan menggunakan bahan dasar cairan untuk mematangkannya disebut teknik pengolahan makanan ....
A. cepat saji          B. tradisional         C. panas basah     D. panas kering

32. Teknik memasak dengan menggunakan sedikit minyak olahan dan bahan makanan yang telah dipotong kecil atau diiris tipis yang dikerjakan dalam waktu sebentar dan cepat serta ditambah sedikit cairan sehingga sedikit berkuah/basah disebut ....
A. teknik memanggang                       C. teknik mengetim
B. teknik menumis                              D. teknik mengukus
33. Teknik mengolah makanan di atas lempengan besi panas atau di atas teflon yang diletakkan di atas perapian langsung disebut….
A. teknik menumis                              C. teknik membakar 
B. teknik memanggang                       D. menggoreng dengan minyak sedikit
34. Dalam tahapan pengolahan yang tidak termasuk bagian dari pelaksanaan/pembuatan adalah ...
A. proses pembuatan                          C. identifikasi kebutuhan
B. merencanakan pembelian bahan     D. keselamatan kerja
35. Penunjang penampilan pada olahan pangan yang dihidangkan disebut ....
A. garnish/hiasan                               C. wadah
B. kemasan                                        D. penyajian
36. Produk yang dihasilkan selain produk utama disebut ….
A. produk hasil samping                     C. produk utama
B. produk primer                                 D. produk impor
37. Berikut ini yang bukan termasuk kandungan mineral yang terkandung  pada bekatul yaitu .... 
A. Magnesium (Mg)                            C. Kalium (K)
B. Zat besi (Fe)                                  D. Vitamin C
 38. Berikut ini yang bukan termasuk ke dalam proses pengawetan secara fisik yaitu ....
A. pengawetan dengan suhu rendah    C. pengawetan dengan pengeringan
B. pengawetan dengan suhu tinggi      D. pengawetan secara kimiawi
39. Tempe gembus termasuk salah satu produk pangan yang dibuat dari bahan hasil samping berupa ....
A. bekatul                                           C. ampas kedelai
B. daun ubi jalar                                 D. kulit singkong
40. Daun ubi jalar mengandung beta karoten dan lutein yang berguna untuk ….
A. kesehatan mata                              C. mencegah penyakit jantung
B. mengobati diare                             D. menurunkan kadar gula darah

BDR_3 MATA PELAJARAN PRAKARYA KELAS 8

BDR_3 18-19 MEI 2020 MATA PELAJARAN PRAKARYA KELAS 8 Tugas dirumah : 1.     Buatlah produk seperti ramuan dibawah ini dan dih...