Minggu, 06 Oktober 2019

kunci jawaban pts prakarya kelas 8


           1.    Pada praktiknya, kerajinan dibuat dengan mempertimbangkan wilayah kerja                            dengan beberapa prinsip dasar sebagai berikut.
      -. Keterampilan Tangan.
      -. Keterampilan Teknik, dan 
      -. Keterampilan  Tradisional/Kedaerahan.
2.          Bahan Lunak Alami : Bahan lunak alami adalah bahan lunak yang diperolah dari alam. Cara pengolahannya pun alami tidak dicampur dengan bahan buatan.
Contoh Bahan Lunak Alami : tanah liat, serat alam, dan kulit hewan

Bahan Lunak Buatan Bahan lunak buatan adalah bahan untuk karya kerajinan yang diolah menjadi lunak.
 Contoh Bahan Lunak Buatan : Bubur kertas, gips, fiberglas, lilin, sabun, spons,    dan lain-lain.
3.           - Menentukan bahan produksi
  - Menentukan kualitas dan dan fungsi produk kerajinan tersebut
  - Pengelolaan sumber daya usaha
  - Menentukan segmentasi pasar
  - Menentukan teknik produksi
     
4.          Teknik pijit tekan,teknik pilin teknik lempengan teknik cetak teknik putar.
5.          Bahan Lunak Buatan
Pengertian Bahan Lunak Buatan yakni Bahan lunak buatan adalah bahan untuk karya kerajinan yang diolah menjadi lunak. Beragam karya kerajinan dari bahan lunak buatan dapat dibuat berdasarkan bahan yang digunakan. Bahan-bahan yang digunakan bisa berupa bubur kertas, gips, fiberglas, lilin, sabun, spons, dan sebagainya.   
6.          Bahan Pembuat Fiberglass
Bahan pembuat fiberglass pada umumnya terdiri dari 11 macam bahan, 6 macam sebagai bahan utama dan 5 macam sebagai bahan finishing, diantaranya : erosil, pigmen, resin, katalis, talk, mat, aseton,PVA, mirror,cobalt,dan dempul.
7.          bahan gips adalah bahan mineral yg tdk larut dalam air dalam waktu lama jika sudah membeku. Kandungan gips terdiri dari jenis zat hidrat kalsium sulfat dan beberapa mineral seperti: karbonat, borat, nitrat, dan sulfat.
8.          1. cetakan dari plastisin
2. gelas
3. sendok
9.          BAHAN :
a. tepung terigu 70 gr
b. tepung tapioka 70 gr
c. tepung beras 70 gr
d. lem putih 180 gr
10. 
-. untuk mempercantik produk 
-. untuk menarik minat konsumen
-. lebih kereatif dan inofatif
-. memperindah tampilan produk


rumus lat 9 kelas 8


latihan 9 kelas 8


jawaban soal kelas 7 mapel prakarta kelas 7


1.  Serat alam adalah serat yang berasal dari alam dapat berupa tumbuh tumbuhan, dan hewan yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari hari misalnya untuk tas, baju, dan lain lain.
           
 2.                       3 jenis penggolongan serat alam yaitu :
-       Serat dari Tumbuhan
   Serat yang berasal dari tumbuhan dapat dilihat berdasarkan bagian-bagian tumbuhan. misalnya
   a. Serat dari Biji
   b. Serat dari Batang
   c. Serat dari Daun
   d. Serat Berasal dari Buah
.-   Serat dari HewanSerat yang berasal dari hewan banyak disukai oleh negara-negara Eropa. Serat tersebut memiliki tekstur yang lembut dan halus, Sifat serat hewan menghangatkan sehingga orang-orang yang tinggal di daerah musim dingin sangat memanfaatkan serat ini. Misanya : Serat dari Stapel dan Serat dari Filamen
-     Serat mineral
          
 3.                       - .serat dari biji contoh: biji pohon kapas dan kapuk
               - . Serat dari batang contoh: batang pohon anggrek,melinjo
               - . Serat dari daun contoh: daun mendong,nanas,Pandan berduri
               - . Serat dari buah contoh: kelapa
            
  4.   serat hewan digolongkan menjadi :
  .   -. serat stapel adalah serat yang berbentuk rambut hewan.serat ini dapat             diambil dari bulu hewan seperti domba ,alpaka,unta,dan kelinci .
- serat dari filamen : serat filamen adalah serat yang berbentuk jaringan seperti yang di hasilkan dari larva ulat sutera yang di gunakan untuk membentuk kepompong

          5. Syarat - Syarat Perancangan Benda Kerajinan

Adapun syarat-syarat perancangan benda kerajinan sebagai berikut.
-. Kegunaan (Utility)
Benda kerajinan harus mengutamakan nilai praktis, yaitu dapat
digunakan sesuai dengan fungsi dan kebutuhan. Contoh: mangkuk
untuk wadah sayur.
-. Kenyamanan (Comfortable)
Benda kerajinan harus menyenangkan dan memberi kenyamanan
bagi pemakainya. Contoh: cangkir didesain ada pegangannya. 

-. Keluwesan (Flexibility)
Benda kerajinan harus memiliki keserasian antara bentuk dan
wujud benda dengan nilai gunanya. Contoh: sepatu sesuai dengan
anatomi dan ukuran kaki.
-. Keamanan (Safety)
Benda kerajinan tidak boleh membahayakan pemakainya. Contoh:
piring dari serat kelapa harus mempertimbangkan komposisi zat
pelapis/pewarna yang dipakai tidak berbahaya jika digunakan
sebagai wadah makanan.
-. Keindahan (Aestetic)
Benda yang indah mempunyai daya tarik lebih dibanding benda
yang biasa-biasa saja. Keindahan sebuah benda dapat dilihat dari
beberapa hal, di antaranya bentuk, hiasan atau ornamen, dan
bahan bakunya.
Karya yang baik dapat dihasilkan dengan proses perancangan yang
baik pula. Oleh sebab itu, proses perancangan karya kerajinan harus

        

6. - Fungsi Kerajinan Tekstil Sebagai Dekorasi (Hiasan/Aksesoris)

    Produk-produk seni kriya pada umumnya diciptakan sebagai benda-benda pajangan. Dengan berfungsi sebagai benda pajangan/hiasan, maka nilai estetikanya sangat dibutuhkan Berikut adalah contoh-contoh seni kriya yang berfungsi sebagai benda hias: topeng kayu (kriya kayu), patung kayu, ukiran (kriya kayu dan logam), guci (kriya keramik), makram (kriya tekstil) dan lain-lain.
-. Fungsi Kerajinan Tekstil Sebagai Terapan (Fungsional/Benda Pakai)
Selain sebagai benda pajangan atau hiasan, karya seni kriya banyak juga dijumpai memiliki fungsi praktis, karena fungsi merupakan hal yang diprioritaskan dalam seni kriya.
Seni kriya pada dasarnya mengutamakan fungsi, sedangkan unsur hiasan merupakan unsur pendukung saja. Berikut adalah contoh-contoh seni kriya yang siap pakai/ berfungsi sebagai terapan: kursi dan meja (kriya kayu), cangkir dan teko (kriya keramik), sarung bantal kursi (kriya tekstil), tas, ikat pinggang, sepatu (kriya kulit) dan lain-lain.
-. Fungsi Kerajinan Tekstil Sebagai Mainan
Ada juga fungsi kerajinan tekstil sebagai benda mainan, selain daripada sebagai benda pajangan dan terapan. Meskipun hanya sebagai benda mainan,m akan tetapi karya seni kriya ini tetap mempertahankan nilai-nilai estetika. Berikut adalah beberapa macam contoh karya seni kriya yang berfungsi sebagai benda mainan: dakon (kriya kayu), yoyo (kriya kayu), wayang (kriya kulit), boneka (kriya tekstil) dan lain-lain.
-. Fungsi Kerajinan Tekstil Sebagai Kelengkapan Ritual
Selain yang telah disebutkan di atas, ada juga fungsi kerajinan tekstik sebagai kelengkapan ritual. Kerajinan yang mengandung simbol-simbol tertentu dan berfungsi sebagai benda magis berkaitan dengan kepercayaan dan spiritual.
Salah satu contohnya adalah ulos. Kain tenun tersebut digunakan saat upacara pernikahan, pemakaman, dan pesta adat lainnya. Sebagai alat ritual (busana khusus ritual tradisi tertentu), contohnya:
Kain Tenun Ulos sebagai perhelatan resmi atau upacara adat Batak.
  1. Kain pembungkus kafan batik motif doa.
  2. Kain ikat celup Indonesia Timur (penutup jenazah).
  3. Kain Tapis untuk pernikahan masyarakat daerah Lampung.
  4. Kain Cepuk untuk ritual adat di Pulau Nusa Penida.
  5. Kain Songket untuk pernikahan dan khitanan.
  6. Kain Poleng dari Bali untuk acara ruwatan (penyucian).

-. Fungsi Kerajinan Tekstil Sebagai Fungsi Simbolik

Fungsi simbolik dalam kerajinan tekstil tradisional selain sebagai hiasan juga berfungsi untuk melambangkan hal-hal tertentu yang berhubungan dengan nilai spiritual. Contohnya adalah tapestri, tenun, dan batik yang dibuat dengan motif simbolik.

7.    Kerajinan Fungsi hias adalah kerajinan yang semata mata sebagai hiasan atau dekorasi pada suatu ruang 
              Contoh : hiasan dinding, lukisan
    Kerajinan Fungsi pakai adalah kerajinan yang dibuat sebagai kehidupan sehari hari
              Contoh : busana

8.    Teknik dalam pembuatan kerajinantekstil
                 -. CETAK SARING/SABLON
Teknik menghias permukaan kain dengan menggunakan screen
-. BATIK
Teknik menghias permukaan kain menggunakan malam batik
dengan pewarnaan alami dan buatan. Namun yang termasuk kerajinan tekstil adalah batik dengan disablon ini sesuai kesepakatan konvensi batik di jogja.
-. MAKRAME
Teknik membentuk struktur dengan menggunakan berbagai
simpul/ikatan
-. JAHIT
Teknik pembuatan suatu karya kerajinan yang terbuat dari
guntingan/potongan kain dengan cara dijahit sesuai desain.
-. SULAM /BORDIR
Teknik menghias permukaan kain menggunakan benang sulam
yang dikerjakan secara manual maupun masinal
6. TENUN dan TAPESTRI
Teknik membentuk struktur dengan cara menyilangkan benang
pakan diantara benang lusi
9.    Dijemur, untuk mengurangi kadar air sehingga meminimalisir tempat berkembangnya jamur.

10. Arti dan Makna Berbagai Motif Batik. Batik adalah salah satu jenis seni lukis diatas kain dengan menggunakan malam dan canthing. Batik merupakan suatu warisan tradisi yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia daerah Jawa Tengah dan Yogyakarta yang terkenal sebagai asal muasal batik. Batik mempunyai filosofi yang dalam terutama menyangkut motif-motif yang di gambarkan diatas lembaran-lembaran kain tersebut. Filosofi itu berhubungan dengan harmonisasi antar sesama manusia, antar manusia dengan alam, serta manusia dan sang pencipta, maupun harapan akan kehidupan yang lebih baik. Semuanya tertuang dalam motif dan ornamen yang menjadi ciri khas kain batik.  Batik mempunyai banyak motif. Dan setiap motif memiliki arti dan makna yang dalam yang pantas untuk di renungkan. Dahulu tidak semua kain batik bisa di pakai sembarang orang. Ada motif-motif tertentu yang terlarang bagi orang awam dan hanya bisa di kenakan oleh keluarga kerajaan. Berikut adalah beberapa artikel seputar arti dan makna motif kain batik yang wajib di ketahui oleh semua orang sehingga kelestariannya dapat terjaga.

Kamis, 03 Oktober 2019

kunci jawaban pts prakarya kelas 9


1.      prinsip pembuatan kerajinan bahan keras meliputi :

1. Keunikan bahan kerajinan
bahan dapat diambil dari alam, bahan buatan, bahan limbah organik, dan bahan limbah anoranik. seorang pengrajin hanya memerlukan ketekunan untuk dapat menciptakan sebuah karya dengan harga jual.

2. keragaman muatan nilai dalam produk kerajinan
banyaknya bentuk produk tidak lepas dari gagasan ataupun ide manusia.
oleh sebab itu pesan dari proses berkarya dapat dipilah sebagai berikut :
a. nilai fungsional
b. nilai informatik
c. nilai simbolik
d. nilai prestise (wibawa)

3. aspek rancangan dalam produk kerajinan
produk kerajinan mengandung banyak faktor yang menjadi bahan acuan dan pertimbangan.
adapun faktornya adalah :
1) faktor teknis
2) faktor ekonomis
3) faktor ergonomis
4) faktor sains dan teknologi
5) faktor estetika 
6) kondisi lingkungan

 

2.  Jenis – jenis Kerajinan Bahan Keras

1. Kerajinan Bahan Keras Alami
Kerajinan bahan keras alami adalah kerajinan yang bahan baku pembuatannya masih berasal dari alam atau mengalami pengolahan tanpa mengakibatkan perubahan wujud benda itu. Bahan Keras Alami mudah didapatkan dan relatif murah karena beberapa bahan bisa kita ambil langsung di sekitar kita. (Baca juga artikel lain pada : Guru Pengantar Masa Depan)
Contohnya yaitu :
§     Kayu
§     Biji – Bijian
§     Bambu
§     Batu
§     Kerang
§     Tulang
§     Rotan
§     Pasir
2. Kerajinan Bahan Keras Buatan
Berbeda dengan kerajinan bahan keras alami, kerajinan bahan keras buatan adalah kerajinan yang bahannya telah mengalami pengolahan kembali. Contoh kerajinan bahan keras buatan :
§  Kaca
§  Kaleng
§  Logam ( Tembaga, Perak, Kuningan, Emas dan Alumunium )
§  Semen
§  Kawat
§  Timah
§  Besi
3.   ciri-ciri dari bahan keras yaitu:
1. Bahan Keras Alam.
Bahan keras alam adalah bahan yang berasal dari sumber daya alam, hutan, bumi, dan laut yang bersifat keras.
A. Kayu.
·           Kayu terdiri dari berbagai macam jenis, diantaranya: mahoni, pinus, jati, nangka, kelapa, lame, albasia, sungkai, kamper, meranti, dan sebagainya.
·           Masing-masing kayu memiliki ciri yang berbeda. Tetapi selain keras rata-rata memiliki serat atau urat kayu yang indah.
·           Memiliki lingkaran tahun.
·           Tahan lama dan dapat dibentuk dengan diukir.
·           Ada yang memiliki beban ringan seperti lame dan albasia, ada pula yang berat seperti jati.
·           Sebagian dapat memuat karena perubahan suhu, tidak demikian untuk kayu jati.
B. Bambu.
·           Batangnya kuat, namun akan terjadi pelapukan jika terkena air terus menerus.
·           Memiliki rongga dari ukuran 1 cm hingga 20 cm sehingga dapat dibuat sebagai wadah dalam kerajinan.
·           Memiliki ruas batang. Ruas inilah yang unik. Terkadang dalam pembuatan kerajinan sangat ditonjolkan.
·           Tekstur batangnya halus meskipun tidak diamplas.
·           Dapat dipotong berbentuk sayatan ataupun bentuk utuhan.
C. Rotan.
·           Batangnya kuat, lebih kuat dari bambu. Terutama serat batangnya sangat kokoh.
·           Rotan yang dimanfaatkan sebagai kerajinan ada yang berongga dan ada yang tidak. Yang berongga mempunyai ukuran 1/2 cm hingga 1 cm. Sedangkan yang tidak berongga merupakan bagian dalam dari rotan.
·           Memiliki ruas batang namun lebih samar dibanding bambu.
·           Tekstur batangnya halus meskipun tidak diamplas.
·           Dapat dipotong berbentuk sayatan ataupun bentuk utuhan.
·       Rotan memiliki bentuk yang panjang bisa mencapai 10 meter karena hidupnya menjalar dan melilit, sedangkan panjangnya selalu bertambah.
2. Bahan Keras Buatan.
Bahan keras buatan adalah sesuatu yang diolah manusia dari beberapa bahan dan bersifat keras.
A. Kaca.
·       Kaca wujudnya transparan dan bening.
·       Ketebalanya bervariasi antara 1 mm-2 cm tergantung pada kebutuhan.
·       Permukaanya licin dan kilap. Jika dilukis harus menggunakan cat khusus yang dapat menempel pada permukaan kaca.
·       Kaca dapat dilebur dan dibentuk dalam kondisi panas.
B. Logam.
·       Logam terdiri dari berbagai warna, ada yang perak, emas, ada yang kemerahan/kecoklatan, dan juga berwarna perak keabu-abuan.
·       Bentuknya ada yang tebal dan berat, adapula yang pipih dan tipis lagi ringan.
·       Logam mudah terkorosi oleh udara, maka kadang dilapisi dengan krom atau lapisan emas murni. Ada pula yang melapisinya dengan cat. Oleh sebab itu perawatan pada produk kerajinan logam cukup membutuhkan perhatian agar tidak pudar.
4.  daerah penghasil batik di indonesia :

1.    Palembang
2. Bengkulu
3. Indramayu
4. Madura
5. Bali
6. Minahasa
7. Cirebon
8. Pekalongan
9. Yogyakarta
10. Solo
5. Bahan Lunak Buatan
Bahan lunak buatan adalah bahan untuk karya kerajinan yang diolah menjadi lunak.
Contoh Bahan Lunak Buatan :  Bubur kertas, gips, fiberglas, lilin, sabun, spons, dan lain-lain.
   
6. teknik kerajinan kayu
a. Teknik Kerja Bangku
Teknik Kerja Bangku adalah teknik dasar yang harus dikuasai oleh seseorang dalam mengerjakan produk kriya kayu. Pekerjaan kerja bangku penekanan pada pembuatan benda kontruksi dengan alattangan,dan dilakukan di bangku kerja.

b. Teknik Bubut
Dalam pekerjaan membubut diperlukan alat pemotong yang berfungsi untuk mengiris, menyayat/menggaruk dan membentuk benda . 

c. Teknik Ukir
Ukir kayu adalah cukilan berupa ornamen atau ragam hias hasil rangkaian yang indah, berelung-relung, saling jalin menjalin, berulang dan sambung-menyambung sehingga mewujudkan suatu hiasan. Semula ukiran merupakan ornamen sederhana yang diterapkan dengan sistem gores dan tempel pada tanah liat, batu atau kayu dengan alat yang sangat sederhana pula, yang selanjutnya berkembang sampai sekarang menjadi ukiran yang beraneka ragam coraknya
7. teknik pembuatan produk berbahan keras buatan
Bahan logam: cor,ukir tempa
bahan fiberglass: cetak
8. Daerah penghasil kerajinan emas terdapat di Kalimantan Selatan maupun Jawa.
9. bahan kerajinan logam
Perak, tembaga,emas, dan kuningan. 
10.  tujuan pengemasan adalah
1.Melindungi dan mengawetkan produk 

2.sebagai wadah produk selama proses pengiriman agar aman 

3. Kedap udara baik itu oksigen maupun gas 

4. Menarik minat konsumen 
4. Menarik minat konsumen

BDR_3 MATA PELAJARAN PRAKARYA KELAS 8

BDR_3 18-19 MEI 2020 MATA PELAJARAN PRAKARYA KELAS 8 Tugas dirumah : 1.     Buatlah produk seperti ramuan dibawah ini dan dih...